MAKASSAR – Persis Solo membawa 22 pemain untuk menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Namun, dari daftar pemain tersebut, tidak terdapat nama mantan striker PSM, Abu Razard Kamara.
Absennya pemain asal Liberia itu cukup menarik perhatian, mengingat dirinya dinilai memiliki pengetahuan mendalam terkait karakter permainan PSM Makassar. Abu Kamara sebelumnya memperkuat skuad berjuluk Juku Eja pada awal musim sebelum akhirnya dipinjamkan ke Persis Solo di putaran kedua.
Pertandingan antara Persis Solo dan PSM Makassar akan digelar di Stadion BJ Habibie, Sabtu (4/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengungkapkan bahwa tidak dibawanya Abu Kamara bukan tanpa alasan. Ia menyebut adanya kesepakatan antara kedua klub yang melarang sang pemain tampil saat menghadapi tim asalnya.
“Abu Kamara tidak ikut karena ada kesepakatan antara Persis Solo dan PSM Makassar untuk tidak memainkannya saat melawan PSM,” ujar Milo dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (3/4/2026).
Menurutnya, kesepakatan semacam ini bukan hal baru dalam dunia sepak bola profesional. Milo bahkan mencontohkan situasi serupa yang pernah dialami timnya saat menghadapi Bali United, di mana pemain pinjaman tidak dapat dimainkan karena klausul tertentu.
Pertandingan Persis Solo melawan PSM Makassar diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi.
Saat ini, Persis Solo berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Jumlah tersebut sama dengan Madura United yang berada di bawahnya di zona degradasi.
Sementara itu, posisi PSM Makassar sedikit lebih baik. Tim berjuluk Juku Eja menempati peringkat ke-14 dengan koleksi 24 poin.
Milo mengakui bahwa menghadapi PSM Makassar bukan perkara mudah. Ia menilai tim tuan rumah memiliki kualitas yang solid, baik dari pemain asing maupun pemain muda.
“Secara keseluruhan PSM Makassar tahu cara bermain. Mereka tim yang bagus. Tapi kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan,” katanya.
Meski demikian, persiapan Persis Solo disebut tidak berjalan sepenuhnya mulus. Beberapa pemain mengalami kendala kondisi fisik, bahkan ada yang mengalami gangguan kesehatan.
Milo mengungkapkan, sejumlah pemain mengalami keracunan makanan dan belum dalam kondisi terbaik akibat faktor cuaca.
“Kami memiliki beberapa masalah. Ada pemain yang tidak bisa bermain dan ada juga yang belum 100 persen. Kami akan memantau kondisi mereka hingga jelang pertandingan,” jelasnya.
Sementara itu, penjaga gawang Persis Solo, Muhammad Riyandi, menyebut laga menghadapi PSM Makassar akan menjadi tantangan berat bagi timnya.
Namun, ia memastikan seluruh pemain telah melakukan persiapan maksimal dan siap menjalankan instruksi pelatih di lapangan.
“Kami tahu ini bukan pertandingan yang mudah. Tapi kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Kami berharap bisa bermain sesuai instruksi pelatih dan membawa pulang tiga poin,” ujar Riyandi.
Dengan kondisi klasemen yang ketat, laga ini dipastikan menjadi penentu penting bagi kedua tim dalam upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.














